Goa Kreo Semarang Miliki Kisah dengan 4 Warna Monyet

Haii hai heloo teman MinBo !!

Traveling kali ini MinBo mau ajak teman MinBo ke Goa Kreo Semarang.

Goa ini memiliki daya tarik yang unik karena berada di tengah waduk ! Maka dari itu Goa ini memiliki spot foto yang unik dan jarang ditemukan di tempat wisata lainnya.

Sebelum kita jalan-jalan ke Goa, MinBo cerita dulu asal usul Goa Kreo Semarang yaa

Goa Kreo Semarang dan 4 Warna Monyet

Goa Kreo Semarang

Goa ini erat kaitannya dengan Sunan Kalijaga atau Raden Said. Begini ceritanyaa ..

Saat itu Sunan Kalijaga sedang mencari kayu jati untuk membangun Masjid Agung Demak. Tujuan pertama sunan yaitu Bukit Gombel. Saat itu Sunan menemukan kayu jati yang dimaksud dan hendak memotongnya.

Namun saat Sunan akan memotong pohon kayu jati, pohon tersebut berpindah dengan sendirinya ..

Kejadian tersebut membuat Bukit Gombel disebut sebagai Jatingaleh yang saat ini menjadi nama kelurahan di Semarang.

Akhirnya Sunan pun melanjutkan perjalanan untuk menemukan pohon kayu tersebut ..

Setibanya di tengah hutan sebuah desa, Sunan Kalijaga berhasil menemukan pohon jati tersebut. Namun sayangnya saat akan ditebang pohon jati dihadang oleh sekelompok orang ..

Sunan Kalijaga pun bersikeras melawan sekelompok orang tersebut dan kejadian ini menjadi asal usul daerah Jatibarang.

Pohon Jati Ajaib

Setelah bertarung melawan sekelompok orang tersebut, supaya kayu jati tersebut tidak menghilang .. Sunan Kalijaga mengikatkan selendangnya agar pohon jati tersebut tidak menghilang lagi.

Batang pohon yang sudah ditebang ajaibnya menjadi membesar.

Jatinombo, itulah nama yang diberikan Sunan Kalijaga untuk daerah tempat kejadian tersebut. Batang kayu jati yang sudah ditebang tersebut kemudian dihanyutkan ke sungai supaya lebih mudah untuk dibawa menuju Demak.

Melewati tebing, batang kayu jati tersebut tersangkut dan Sunan Kalijaga tidak mampu untuk meraihnya. Sambil memikirkan solusinya, Sunan kalijaga berdiam diri di dalam sebuah goa.

4 warna monyet menghampiri Sunan Kalijaga

Saat sedang berdiam diri, Sunan Kalijaga dihampiri oleh 4 ekor monyet yang memiliki warna yang berbeda. Warna di bulu monyet ini mempunyai makna dan nilai yang berbeda-beda.

Bulu monyet yang berwarna merah (api) mengartikan keberanian, Bulu monyet yang berwarna kuning (angin) mengartikan memiliki arti kesempurnaan, bulu monyet berwarna putih (air) mengartikan suci, dan bulu monyet yang berwarna hitam (tanah) mengartikan penuh kesadaran.

Monyet Ajaib

monyet tersebut menawarkan bantuan kepada Sunan Kalijaga atas kesulitan yang sedang dihadapi. Dengan bantuan keempat monyet tersebut batang pohon jati yang tersangkut berhasil dihayutkan kembali.

Sebelum batang pohon kayu jati tersebut dihanyutkan, 4 monyet tersebut membagi menjadi 2 bagian agar tidak tersangkut kembali

Keempat monyet ajaib ini meminta izin untuk mengikuti perjalanan Sunan Kalijaga menuju Demak. Karena hal itu tidak memungkinkan, Sunan Kalijaga memberikan goa dan lahan sekitar goa untuk keempat monyet ajaib itu tinggal.

Goa ini akhirnya dikenal sebagai Goa Kreo yang artinya menjaga. Masyarakat sekitar meyakini bahwa monyet yang ada di sekitar goa tersebut merupakan turunan dari 4 monyet ajaib tersebut.

Gimana MinBo .. seruu kan ceritanyaa, Sekarang teman MinBo jadi tau dehh makna dari nama Goa Kreo Semarang.

Goa Kreo dan Keunikan lainnya 

Dari kisah yang menarik tadi, Goa ini juga memiliki daya tarik lainnya .. MinBo kasih tau yaa ..

Waduk yang Indah

Goa Kreo ini terletak di tengah Waduk Jatibarang. Karena berada di tengah waduk dan seperti pulau kecil, jika teman MinBo mengunjungi goa ini pasti akan melihat pemandangan yang cantik yang mengelilingi goa ini.

Daun yang rimbun, pohon yang subur, membuat lingkungan goa menjadi lebih sejuk dan terasa asri. Saat matahari terbenam, panorama alam yang sangat cantik akan terlihat.

Cahaya yang memantul membuat lembayung senja menjadi semakin menakjubkan.

Jembatan Panjang 

goa kreo semarang Goa Kreo Semarang Miliki Kisah dengan 4 Warna Monyet

Jembatan panjang ini akan teman MinBo lewati untuk menuju Goa Kreo Semarang. Saat menyebrangi jembatan tentunya teman MinBo akan melihat keindahan alam di waduk Jatibarang.

Teman MinBo tidak perlu panik saat menjumpai monyet saat di jembatan panjang ini, karena tidak jarang monyet goa turun dan berjalan di jembaran panjang ini.

Selain itu di Waduk Jatibarang ini menyewakan perahu saat air waduk sedang penuh. Jadi teman MinBo bisa menikmati waduk dengan angin yang sepoi-sepoi

goa kreo semarang Goa Kreo Semarang Miliki Kisah dengan 4 Warna Monyet

Spot Foto

Berbeda dengan tempat wisata lainnya, di Goa Kreo memiliki berbagai spot foto yang unik dan menarik salah satunya spot foto dengan latar Waduk Jatibarang. Saat teman MinBo berfoto di spot ini .. Teman MinBo seperti sedang di negeri atas awan ..

goa kreo semarang Goa Kreo Semarang Miliki Kisah dengan 4 Warna Monyet

Disini juga disediakan tempat sewa kimono .. eitss ternyata di kawasan goa juga terdapat bunga sakura .. waah serasa di Jepang yaa ..

Mitos di Goa Kreo 

Jika teman MinBo ke goa .. cobaa hitung ada berapa kira-kira monyet yang ada disana??

Daripada susah-susah hitung jumlah monyet yang ada disana .. MinBo kasih tauuu dehhhh ..

Masyarakat meyakini banyaknya monyet yang ada di sekitar goa mencapai 500 hingga 650 ekor sejak jaman dulu. MinBo bisikin yaa .. hingga saat ini masyakarat belum pernah ada yang melihat bangkai monyet.

Karena kebaikan yang monyet lakukan untuk membantu Sunan Kalijaga, masyarakat memiliki tradisi yaitu Tradisi Rewanda.

Tradisi ini adalah membagi hasil bumi dengan monyet yang ada di sekitar goa. Tapi .. MinBo ingetin yaa temann .. jangan sekali-kali membawa hasil bumi yang dibagi untuk monyet .. mitosnya jika mengambil hasil bumi yang diberikan untuk monyet maka akan terkena kajadian yang tak diinginkan .. hiiii seraaammm

Dengan dikelilingi tempat dan spot foto yang menarik tentunya berkunjung ke Goa Kreo Semarang akan menjadi kegiatan yang asik ..

Alam, sejarah, dan budaya bersatu padu menjadi kawasan wisata yang bisa menjadi referensi teman MinBo dan keluarga berekreasi.

HTM Goa Kreo Semarang

Tebakk kira-kira berapa HTM untuk masuk ke goa ini …

Jika teman MinBo datang di weekdays, teman MinBo cukup membayar sebesar Rp. 5.500 dan saat weekend sebesar Rp. 10.000 adapun biaya parkir yang ditarifkan sebesar Rp. 3.000 sajaa .. muraahh bukaann???

Eh tapii MinBo kasih tau yaa .. harga diatas bisa saja berubah sewaktu-waktu, tapi bisa menjadi referensi bagi teman MinBo yang akan berekreasi ke Goa Kreo Semarang.

Fasilitas 

Goa Kreo memiliki fasilitas yang lengkap lohh teman ..

mulai dari toilet, tempat makan, mushola juga ada .. jadi jangan khawatir teman

Teman MinBo bisa menikmati makanan khas semarang sambil melihat keindahan Waduk Jatibarang. Tidak jauh dari goa, teman MinBo juga akan menemukan toko oleh-oleh khas Semarang, jadi teman MinBo bisa membawa oleh-oleh untuk keluarga yang ada di rumah ..

Lokasi Goa Kreo Semarang 

Goa Kreo terletak di Jl. Raya Goa Kreo, Kandri, Kecamatan Gn. Pati, Kota Semarang. Hanya perlu 35 menit dari pusat kota untuk datang ke lokasi ini ..

Goa Kreo Semarang juga ada di google maps loh teman .. jadi teman MinBo bisa dengan mudah untuk menuju Goa Kreo, tinggal mengikuti petunjuk jalan yang ada di google maps.

Jam Operasional 

Goa Kreo buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB jadi teman MinBo bisa lebih menyesuaikan waktunya dehh ..

Yukk ajak teman, sahabat, keluarga, dan orang terkasih lainnya untuk berkunjung ke Goa Kreo Semarang !!