4 Aktivitas Seru di Kawasan 1001 Klenteng, Pecinan Semarang

Sensasi Menjelajahi Surganya Wisata Kuliner Khas Tionghoa

Pecinan Semarang dulunya merupakan kawasan yang sempit dan tidak terawat. Namun kini tempat ini berubah 180 derajat menjadi destinasi wisata menarik di Semarang yang patut kamu kunjungi.

Tak cukup sampai disitu, tempat ini juga menjadi pusat perekonomian penting bagi Kota Semarang.

Di kawasan ini, kamu bisa melakukan banyak kegiatan seru, mulai dari menikmati kuliner khas Semarang hingga menjelajahi jejak sejarah dan budaya Tionghoa yang ada di Semarang.

Dijamin, kamu akan mendapatkan pengalaman baru yang sangat berkesan saat berkunjung ke Pecinan Semarang.

Pecinan Semarang bisa kamu kunjungi dengan menggunakan paket perjalanan dari travel kami. Namun, sebaiknya kamu simak dulu informasi lebih lanjut seputar kawasan Pecinan Semarang.

 

Seputar Jejak Sejarah Pecinan Semarang

Pecinan Semarang atau sering dijuluki dengan sebutan Chinatown ini terbentuk akibat dari adanya buntut panjang peristiwa pemberontakan warga Tionghoa kepada Belanda sekitar tahun 1740 di Batavia.

Peristiwa dahsyat ini dikenal dengan nama Geger Pecinan. Dampak dari peristiwa ini yaitu menyebabkan sebagian warga Tionghoa dibantai sehingga banyak yang melarikan diri ke Semarang.

Barulah sekitar tahun 1743 konflik antara warga Tionghoa dengan Pemerintah Belanda perlahan mulai mereda.

Namun, karena Pemerintah Belanda yang tidak menginginkan adanya pemberontakan yang dilakukan lagi, akhirnya mereka memutuskan untuk mengumpulkan semua orang Tionghoa di satu daerah.

Ini berlaku agar pihak Pemerintah Belanda bisa dengan mudah memantau segala bentuk aktivitas dan kegiatan dari masyarakat Tionghoa.

Semenjak itulah, etnis Tionghoa yang dulu tersebar di sekitar kawasan Simongan atau Klenteng Sam Poo Kong kemudian dipindahkan ke kawasan sempit Kali Semarang.

Nah, kawasan Kali Semarang inilah yang saat ini dikenal dengan nama Pecinan Semarang. Sebuah kawasan yang memiliki banyak cerita sejarah dan kekayaan budaya Tionghoa yang unik.

 

Lokasi Pecinan Semarang

Rute menuju kawasan Pecinan Semarang sangat mudah. Pasalnya tempat ini berada di lokasi yang sangat strategis dan tidak jauh dari tempat wisata di Semarang, yaitu kawasan Kota Lama Semarang dan objek wisata Lawang Sewu.

Pecinan Semarang terletak di Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Kamu bisa mengunjungi tempat ini, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Untuk bisa masuk ke dalam kawasan Pecinan Semarang, ada dua pintu masuk yang bisa kamu akses, yaitu Jalan Pekojan dan Jalan Kranggan. Kamu bisa memilih salah satu dari kedua jalan ini.

Untuk mencari rute terbaik menuju kawasan ini, kamu bisa mengakses Google Maps yang akan menunjukan arah menuju Pecinan Semarang.

Namun, jika kamu tidak ingin direpotkan dengan rutenya, kamu bisa langsung pesan paket perjalanan dari travel yang akan memudahkan kamu untuk menjangkau kawasan Pecinan Semarang. Biro perjalanan kami siap mengantar kamu hingga sampai ke lokasi.

 

Tiket Masuk Kawasan Pecinan Semarang

Semua para pengunjung yang datang ke kawasan ini tidak akan dikenakan tarif masuk alias gratis. Pasalnya tempat ini memang terbuka untuk umum.

Hanya saja kamu mungkin perlu menyisihkan uang untuk biaya parkir dan menyiapkan cukup uang untuk wisata berbelanja

Untuk lebih jelasnya, kamu bisa langsung lihat tabel berikut.

 

RetribusiTarif
Tiket masukGratis
Parkir motorRp 2.000,00
Parkir mobilRp 5.000,00

 

Harga yang ada di tabel bisa saja berubah sewaktu-waktu. Kamu bisa gunakan rincian tarif berikut untuk dijadikan sebagai acuan sebelum berkunjung ke kawasan Pecinan Semarang.

 

Yuk dapatkan kemudahan dalam perjalanan kamu berkeliling tempat wisata di Semarang melalui paket liburan dari travel kami. Dijamin pelayanan dari kami tidak akan membuat kamu merasa pusing akibat urusan akomodasi liburan. Kamu cukup duduk santai menikmati perjalanan yang menyenangkan.

 

Jam Operasional Pecinan Semarang

Buat kamu yang berasal dari luar Kota Semarang, kamu tidak perlu risau saat akan berkunjung ke kawasan Pecinan Semarang. Pasalnya tempat ini selalu dibuka untuk umum selama 24 jam penuh.

Jadi kamu bisa leluasa untuk datang kapanpun kamu mau.

Khusus untuk Pasar Semawis, area ini hanya bisa kamu jumpai di Gang Warung setiap akhir pekan mulai pukul 18.00 hingga pukul 23.00 WIB.

Baca juga kuliner malam semarang

Jika ingin suasana yang lebih seru, kamu bisa datang ke kawasan ini menjelang perayaan Imlek. Pada saat inilah akan banyak pementasan khas dan berbagai ornamen menarik yang menghiasi kawasan Pecinan Semarang.

 

Aktivitas Seru dan Daya Tarik Pecinan Semarang

FYI, Pecinan Semarang memiliki banyak sekali daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung. Kawasan ini bahkan tak jarang membuat para pengunjung berdecak kagum akan keunikannya.

Yuk simak aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di Pecinan Semarang.

 

  • Tour Sejarah dan Budaya

Pecinan Semarang termasuk tempat bersejarah yang masih utuh serupa kawasan Kota Lama Semarang. Di tempat ini banyak dijumpai bangunan-bangunan tua bergaya Belanda. Bangunan-bangunan ini bahkan saling berdempetan karena berada di kawasan yang sempit.

Daya tarik yang membuat para pengunjung berdatangan yaitu adanya gedung tua yang berada di gang-gang sempit Pecinan Semarang. Misalnya saja seperti di Gang Lombok yang dulunya merupakan tempat kebun-kebun cabai.

Selain itu, di kawasan Pecinan Semarang, kamu juga bisa melakukan wisata edukasi mengenai budaya Tionghoa yang sangat kental. Nuansa khas kota cina Semarang ini akan mulai dipadati pengunjung menjelang hari raya Imlek.

Di sepanjang jalan, kamu akan menjumpai berbagai ornamen menarik yang berwarna merah khas warga Tionghoa. Kamu juga bisa melihat atraksi barongsai dan ular naga yang sering dipentaskan di pinggir jalan.

 

  • Berkeliling Klenteng

Meskipun kawasan Pecinan Semarang ini terkesan sempit, namun jangan salah. Pecinan Semarang memiliki banyak sekali Klenteng yang bisa kamu kunjungi.

Setidaknya ada 9 bangunan klenteng yang tersebar di setiap gang Pecinan Semarang. Antar bangunan klenteng tersebut pun memiliki jarak yang tidak terlalu jauh.

Salah satu klenteng yang sangat terkenal yaitu Klenteng Tay Kak Sie atau lebih dikenal dengan julukan Istana Para Dewa. Sebutan ini diberikan sebab di dalam bagian klenteng terdapat dewa yang disembah dan memiliki jumlah yang sangat lengkap dibanding dengan klenteng lainnya.

Kamu juga bisa melihat patung Sam Poo Tay Djien atau Laksamana Cheng Ho yang berdiri dengan megah. Ada juga Klenteng See Hoo Kiong yang mempunyai keunikan berupa keberadaan 4 patung kera.

Tiap-tiap patung ini melambangkan manusia yang harus mampu menjaga lisan, mata, telinga, dan kemaluan.

 

  • Menikmati Lumpia Lombok

Jika kamu berkunjung ke kawasan Pecinan Semarang, jangan lupa untuk menikmati kuliner khas yang terkenal yaitu Lumpia Gang Lombok. Kios sederhana yang menjual lumpia ini merupakan kios yang pertama kali mengenalkan dan menjual lumpia Semarang.

Meskipun sudah berusia lebih dari seratus tahun, namun kios ini tetap mampu bertahan dengan rasa dan keunikannya tersendiri. FYI, kios Lumpia Gang Lombok saat ini sudah pegang oleh generasi keempat lho.

Tempat ini tak pernah sepi pengunjung. Jadi jangan heran jika banyak orang yang rela antre berlama-lama hanya untuk menikmati lezatnya lumpia Semarang.

Lumpia merupakan makanan khas Semarang yang terbuat dari olahan rebung dan kemudian dibungkus oleh kulit lumpia lalu di goreng. Rasanya yang gurih menambah cita rasa tersendiri.

Yuk segera kunjungi kios Lumpia Gang Lombok untuk mendapatkan cita rasa lumpia yang otentik.

 

  • Wisata Kuliner di Pasar Semawis

Jika kamu berkunjung ke kawasan Pecinan Semarang, tak lengkap rasanya jika kamu tidak berwisata kuliner di Pasar Semawis. Pasar ini hanya dibuka pada malam hari dan saat akhir pekan saja. Meskipun begitu, Pasar Semawis tak pernah sepi dari para pengunjung yang sedang berburu kuliner lezat.

Memasuki area Pasar Semawis, kamu akan menjumpai banyak jajanan tradisional yang sudah cukup langka. Misalnya saja seperti es hawa atau jajanan legendaris pisang plenet.

Tak cuma itu lho, kamu juga bisa menikmati beragam makanan khas Tionghoa non-halal karena menggunakan bahan dasar B2.

Pasar Semawis buka mulai pukul 18.00 WIB dan akan tutup menjelang tengah malam yaitu sekitar pukul 23.00 WIB.

Kamu akan melihat beragam kios yang berjejer dan menjual berbagai jenis panganan, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat.

Tenang, disini juga tersedia kursi dan meja yang bisa kamu gunakan untuk menikmati makanan dan minuman yang sudah kamu beli. Jadi kamu tidak akan kesusahan saat ingin menyantapnya.

Berkeliling pasar Semawis dijamin akan membuat perut kamu kenyang dan puas.

Gimana? Sudah tertarik untuk menikmati jajanan khas Semarang?

 

Baca juga kuliner malam semarang