Jelajahi 22 Wisata Alam Semarang, Nyaman Untuk Healing Di Akhir Pekan

Menghirup Udara Segar di Wisata Alam Semarang 

Jika kamu merindukan tempat yang asri serta nuansa panorama alam yang memukau, mungkin liburan ke destinasi alam bisa jadi solusinya.

Bosan dengan hiruk pikuk tengah kota, tak ada salahnya jika kamu berkunjung ke daerah yang dijuluki dengan Kota Atlas, yaitu Semarang. Di wilayah Semarang, baik kota atau kabupaten, menyimpan beragam tempat wisata yang sangat pas untuk kamu kunjungi di akhir pekan atau saat libur panjang.

Meskipun Semarang lebih dikenal dengan Kota Pelabuhan di masa lampau, serta peninggalan zaman kolonialisme yang masih terjaga hingga kini, namun Semarang juga memiliki wisata alam yang tak kalah keren lho.

Kamu bisa datang menyambangi Semarang dengan keluarga atau kawan-kawan terdekatmu. Mau solo traveler? Bisa kok.

Tenang, tempat-tempat ini masih sangat aman untuk dikunjungi sendiri ataupun beramai-ramai. Pasalnya jalur menuju destinasi wisata tersebut juga sangat mudah untuk diakses, baik berjalan kaki atau menggunakan kendaraan.

Yuk simak daftar Wisata Alam Semarang yang cocok untuk healing dan menghabiskan waktu liburan kamu.

  • Rawa Pening

Rawa Pening dinobatkan sebagai destinasi wisata paling populer di Semarang. Tak lain karena salah satu cerita rakyat Indonesia yang menceritakan asal usul Legenda Rawa Pening.

Konon, air yang ada di rawa berasal dari lubang yang sebelumnya dilubangi oleh sesosok naga yang menjelma menjadi seorang anak kecil laki-laki dengan menggunakan lidi. Air tersebut terus menerus keluar dari dalam lubang dengan sangat deras. Hingga lama kelamaan air yang melimpah tersebut menenggelamkan sebuah desa beserta warganya dan kini menjadi sebuah rawa.

Wisata alam yang satu ini sangat menarik untuk kamu kunjungi. Pasalnya kamu akan melihat hamparan tanaman eceng gondok yang tumbuh di permukaan rawa. Latar belakang pegunungan yang elok nan asri juga menambah daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Tenang, kamu bisa lho membawa eceng gondok tersebut yang sudah dijadikan kerajinan tangan sebagai oleh-oleh untuk saudara di rumah. Di sepanjang kawasan Rawa Pening, kamu akan banyak menjumpai pengrajin eceng gondok yang menjajakan hasil tangannya. Tak ada salahnya jika kamu membeli salah satu sebagai souvenir.

Agar kamu bisa menikmati liburanmu di Rawa Pening, akan lebih baik jika kamu datang saat sore hari. Pasalnya kamu akan menyaksikan panorama sunset di pinggiran rawa. Bahkan jika cuaca sedang cerah, kamu juga bisa melihat kemegahan Gunung Ungaran dan Gunung Merbabu yang nampak jelas.

 

  • Bukit Cinta Rawa Pening

Mau destinasi wisata terbaru? Kamu bisa berkunjung ke Bukit Cinta Rawa Pening yang berada di Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Semarang.

Saat pertama kali sampai di lokasi, kamu akan disambut dengan lorong mulut naga raksasa. Eits tenang. Ini bukan mulut naga betulan kok, melainkan hanya sebuah replika yang dijadikan tempat pembelian tiket masuk.

Karena lokasinya yang berada di bukit, kamu bisa menyaksikan keindahan pemandangan alam yang menyegarkan mata.

Sebelum sampai ke atas bukit, kamu perlu menaiki anak tangga terlebih dahulu. Meskipun akan sedikit merasa lelah, tapi rasa lelah kamu akan terbayarkan oleh view keren dari atas bukit ini.

Tak hanya itu, berbagai spot foto menarik juga bisa kamu manfaatkan untuk berswafoto dengan latar belakang yang tak kalah keren.

 

  • Hutan Pinus Kayon

Hutan pinus mungkin bisa menjadi solusi kamu untuk melepas penat. Seperti di Hutan Pinus Kayon ini, destinasi Wisata Alam Semarang yang menarik untuk dikunjungi.

Kawasan Hutan Pinus Kayon terletak di daerah Pulihan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Tepatnya berada di sekitar lereng Gunung Merbabu, sehingga menjadikan tempatnya sejuk dan asri.

Jika dilihat dari geografisnya, Hutan Pinus Kayon berada di atas ketinggian 1500 mdpl. Kamu bisa melihat pemandangan alam yang menawan dan tak kalah keren dari gedung-gedung pencakar langit di daerah perkotaan.

Tak hanya itu, kamu juga bisa lho melihat keindahan Kota Semarang dari ketinggian.

Hutan Pinus Kayon juga menyediakan tempat-tempat yang aesthetic untuk kamu berswafoto. Pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi, bisa latar belakang foto keren untuk kamu unggah di akun instagram mu.

FYI, Hutan Pinus Kayon terkenal karena batang pohon pinus yang bengkok, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Hanya dengan membayar Rp 5.000,00 untuk tiket masuk, kamu sudah bisa menikmati keindahan alam di Hutan Pinus Kayon.

 

  • Taman Bunga Celosia

Wisata alam Semarang ini sedikit berbeda dengan tempat wisata lainnya. Dengan mengusung tema wisata alam dan dibalut nuansa modern menjadikan Taman Bunga Celosia banyak digemari oleh para pengunjung.

Penataan taman yang sedemikian rupa serta dekorasi berbagai macam bunga memberikan kesan indah dan aesthetic. Beberapa spot foto instagramable juga dihadirkan agar menonjolkan konsep kekinian

Taman Bunga Celosia berada di Jalan Candi Gedong Songo, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Lokasi Taman Bunga Celosia yang masih menjajaki kawasan dataran tinggi membuat udara di sekitar tempat wisata tersebut terasa sejuk dan asri.

Tiket masuk di wisata alam Semarang ini pun masih sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp 10.000,00 saja per orang.

 

  • Wana Wisata Penggaron

Menikmati keindahan alam di Wana Wisata Penggaron bisa kamu jadikan sebagai alternatif untuk merileksasi pikiran dari rutinitas sehari-hari. Salah satu wisata alam Semarang ini menyajikan suasana yang indah, sejuk, serta asri.

Lokasi Wisata Penggaron ini berada di kawasan Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Saat memasuki area tersebut, kamu akan disuguhi pemandangan alam yang dipenuhi pohon-pohon hijau. Karena keberadaannya yang terletak di dataran tinggi, tak heran jika kamu akan mendapatkan bonus hawa sejuk untuk menghilangkan penat.

Kawasan wisata Penggaron ini merupakan salah satu hutan binaan Kesatuan Bisnis Mandiri Wisata, Benih dan Usaha Lain (KBM WBU I) Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah.

Berbagai aktivitas bisa kamu lakukan di tempat ini. Misalnya seperti olahraga, jungle tracking, outbound training, latihan SAR, pramuka, atau rekreasi.

Wana Wisata Penggaron yang terletak di wilayah administratif Desa Susukan, selain digunakan sebagai destinasi wisata, tempat ini juga dijadikan sebagai tempat penelitian.

Jadi, bisa dibilang tempat ini merupakan wisata yang berbasis ekoeduwisata, yaitu wisata alam yang berwawasan lingkungan dan pendidikan.

Wana Wisata Penggaron juga dijadikan sebagai lokasi pengamatan burung. Keragaman jenis burung bisa dijumpai disini. Tercatat ada sekitar 97 spesies yang terdiri dari beberapa jenis, seperti merak hijau, elang ular bido, kadalan birah, kadalan kembang, dan beberapa raptor migran lainnya.

Tenang, untuk sampai di Wisata Penggaron, kamu cukup menempuh jarak kurang lebih 18 km dari pusat Kota Semarang.

 

  • Umbul Sidomukti

Umbul Sidomukti terletak di Jalan Umbul Sidomukti, Blanten Lor, Jimbaran, Bandungan, Kabupaten Semarang.

Destinasi wisata alam Semarang yang satu ini yaitu berupa kolam renang yang berada di ketinggian 1500 mdpl. Sumber air kolam ini juga berasal dari mata air alami lho.

Eits jangan salah, di Umbul Sidomukti kamu akan merasakan sensasi berenang sambil memandangi view alam sekitar yang masih asri. Tak heran jika tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik lokal maupun luar kota.

Selain berenang, kamu juga bisa melakukan aktivitas seru lainnya, seperti bermain ATV, flying fox, menunggang kuda, atau bermain permainan tradisional, dan masih banyak lainnya.

Tiket masuk yang ditawarkan masih cukup terjangkau yaitu hanya sekitar Rp 10.000,00 sampai dengan Rp 15.000,00 saja per wisatawan. Namun, untuk wahananya kamu akan dimintai tambahan biaya mulai dari Rp 20.000,00 hingga Rp 50.000,00.

Gimana? Sudah tertarik?

 

  • Air Terjun Curug Lawe

Nah jika kamu suka dengan petualangan yang menantang, kamu bisa berkunjung ke Air Terjun Curug Lawe yang berada di lereng Gunung Ungaran.

Lokasi wisata alam Semarang ini terletak di daerah Kalisidi RT 01 RW 06, Kecamatan Ungaran Barat, Semarang.

Curug Lawe sendiri memiliki ketinggian kurang lebih 30 meter dengan dikelilingi tebing yang eksotis. Berbagai jenis fauna yang tumbuh di sekeliling air terjun menambah keindahan alamnya.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat melihat satwa liar yang menjadi ikon tempat tersebut, yakni lutung. Di samping air terjun utama juga terdapat air terjun kecil yang menyempurnakan keelokan tempat ini.

Air Terjun Curug Lawe masih berada di kawasan hutan lindung dan dibawah pengelolaan Perhutani. Kawasan ini juga bisa dibilang sebagai surganya para fotografer alam yang mengabadikan keasrian Curug Lawe sebagai objek utamanya.

Akses menuju air terjun juga masih cukup mudah untuk dijangkau, baik dengan kendaraan roda dua atau roda empat. Namun, untuk kendaraan besar seperti minibus tidak direkomendasikan.

Jika kamu berencana untuk membawa kendaraan sendiri, maka kamu harus benar-benar memperhatikan medan perjalanan, terlebih jika belum familiar. Pasalnya letak curug yang berada di pegunungan serta jalanan yang menanjak akan sangat berbahaya.

Setiba di area parkir kendaraan, kamu juga masih perlu menempuh perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 2,5 km. Keindahan alam Curug Lawe akan langsung bisa mengobati rasa penat setelah berjalan kaki cukup jauh.

 

  • Brown Canyon

Jika di Amerika ada Grand Canyon, maka Indonesia juga punya Grand Canyon ala kearifan lokal yang terletak di Jawa Tengah, yaitu di daerah Semarang.

Tempat wisata alam satu ini dinamakan Brown Canyon. Lokasinya berada di Desa Rowosari, Tembalang, Semarang.

Tenang, akses menuju ke destinasi wisata yang satu ini sangat mudah. Kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat.

Brown Canyon merupakan kawasan yang dulunya merupakan lokasi penambangan yang sudah tidak digunakan kembali. Hasil dari bekas galian itulah yang akhirnya membentuk bukit-bukit buatan yang indah layaknya Grand Canyon yang ada di Amerika.

View bukit bebatuan yang terkesan artistik dan eksotis ini menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini. Bahkan tak jarang tempat ini juga dijadikan sebagai spot foto favorit untuk prewedding.

 

  • Curug Benowo

Masih berada di kawasan yang sama dengan Curug Lawe, Air Terjun Curug Benowo juga terletak di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Semarang, Jawa Tengah.

Jika kamu berkunjung ke Curug Lawe, kamu juga bisa sekaligus menyambangi Curug Benowo ini. Pasalnya lokasi mereka memang cukup berdekatan. Jadi kamu akan puas menikmati keindahan curug bonus pemandangan yang masih asri.

Perlu kamu tahu bahwa kawasan curug ini masih di bawah pengelolaan hutan lindung, sehingga para pengunjung yang datang tidak boleh memetik tanaman yang tumbuh di sekitar kawasan dan mengganggu pepohonan.

Di Curug Benowo kamu akan menjumpai sejumlah hewan yang terkadang memunculkan diri seperti kijang, ular, atau kupu-kupu. Kalau kamu beruntung, kamu juga akan menemukan lutung yang menjadi ikon destinasi wisata ini.

Wisata alam Semarang yang satu ini juga memiliki spot foto yang tak kalah keren seperti jembatan romantis, akar O atau akar cincin.

Mengingat debit air curug yang tinggi, maka kamu tidak diperbolehkan untuk berenang. Namun, kamu masih bisa bermain air di tepian sungai yang terdapat batu-batuan.

 

  • Gunung Ungaran

Ingin mencoba menikmati keindahan alam dari ketinggian? Kamu bisa berkunjung ke salah satu gunung yang ada di Jawa Tengah ini.

Gunung Ungaran merupakan salah satu gunung favorit yang sering masuk dalam list pendakian. Gunung ini cocok untuk kamu yang ingin mendaki tapi masih pemula. Tempat ini juga pas untuk melakukan tracking dan camping.

Akses menuju puncak Gunung Ungaran cukup mudah, sehingga bisa didaki oleh semua kalangan. Tingginya pun hanya sekitar 2050 mdpl.

Ada tiga puncak yang bisa kamu sambangi, diantaranya yaitu Gendol, Botak, dan Ungaran.

Sesampainya di puncak, kamu akan disuguhi oleh pemandangan sekeliling yang hijau. Tak hanya itu, kamu bisa mendirikan tenda dan bermalam di puncak sekaligus menikmati sunset.

Biaya masuk kawasan Gunung Ungaran juga masih cukup terjangkau yaitu berkisar Rp 10.000,00.

 

  • Air Terjun Semirang

Wisata alam Semarang berikutnya yang perlu kamu kunjungi untuk healing yaitu Air Terjun Semirang.

Air terjun ini cukup unik karena lokasinya yang berada di lereng pegunungan serta bagian dalam hutan yang cukup tersembunyi.

Untuk sampai ke titik lokasi Air Terjun Semirang, kamu perlu berjalan kaki terlebih dahulu sejauh 1 km. Rute trekking juga masih sangat mudah untuk dilalui oleh pengunjung.

Namun, jangan cemas. Selama berjalan kaki, kamu akan disuguhi pemandangan yang memanjakan mata serta dapat menikmati udara segar. Jika beruntung, kamu juga akan menemukan aneka satwa liar seperti tupai, burung, atau kadal.

Di sepanjang perjalanan menuju air terjun, kamu akan mendengar gemericik air dan menyebrangi sungai kecil yang jadi muara air terjun.

Air Terjun Semirang ini terletak di Dusun Gintungan, Desa Gogik, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Ketinggian air terjun ini sekitar 45 meter dan berada di kawasan hutan lindung seluas 10 hektar.

Jam operasional Air Terjun Semirang yaitu mulai pukul 08.00 dan ditutup pada pukul 16.00 WIB. Destinasi wisata ini juga dibuka setiap hari. Namun, umumnya akan ramai pada saat pagi atau sore hari.

Tiket masuk di tempat ini juga masih sangat terjangkau hanya sekitar Rp 10.000,00 saja per orangnya. Harga tersebut sudah termasuk wahana kolam renangnya yang dibuka untuk umum.

Namun jika kamu berencana untuk camping, akan ada biaya tambahan untuk sewa perlengkapan berkemah.

 

  • Gumuk Reco

Suka dengan wisata yang memacu adrenalin? Yuk luangkan waktumu untuk healin sejenak di Gumuk Reco.

Wisata alam Semarang yang satu ini menyuguhkan panorama alam tebing-tebing tinggi serta hamparan pohon rindang yang menyelimuti kawasan wisata.

Gumuk Reco terletak di Jalan Kenongo, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Semarang, Jawa Tengah.

Berdasarkan catatan sejarah, tebing yang ada di destinasi wisata Gumuk Reco ini merupakan bekas peninggalan Kerajaan Majapahit yang belum selesai dipahat. Jadi jangan heran jika akan tampak beberapa bagian yang kurang rapi.

Di Gumuk Reco terdapat beberapa wahana yang cukup menegangkan. Seperti wahana ayunan langit dan ondo langit. Baru-baru ini juga ada wahana baru lagi lho yaitu jembatan kaca. Jembatan ini memiliki luas 12m serta dilengkapi kaca tiga lapis dengan total ketebalan 17,3 milimeter.

Pengunjung yang ingin mencoba wahana ini hanya diperbolehkan maksimal 3 orang saja dalam sekali jalan. Mereka juga akan diberi alas kaki khusus untuk berjalan di atas kaca.

Tak hanya itu, pengunjung juga tidak diperbolehkan untuk bersandar pada besi pengaman serta berfoto sambil melompat.

Meskipun tempatnya sedikit menyeramkan, namun pengunjung yang datang tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk bisa masuk ke destinasi wisata ini. Cukup dengan membayar Rp 10.000,00 saja, kamu sudah bisa menikmati view menakjubkan dari sisi tebing.

 

  • Pantai Maron

Ingin menikmati pasir putih di pantai? Boleh. Kamu bisa langsung datang saja ke Pantai Maron yang ada di Semarang, Jawa Tengah.

Meskipun Semarang seringkali dijuluki sebagai kota metropolitan, namun jangan salah. Di kota ini kamu juga bisa lho berwisata di pesisir pantai yang tak kalah aesthetic dengan pantai-pantai lainnya.

Pantai Maron mempunyai hamparan pasir putih yang sangat luas serta birunya air laut yang menyejukkan mata. Disini kamu juga bisa melihat pohon-pohon mangrove yang ditanam dan tumbuh di pinggir pantai.

Kamu bisa lho memanfaatkan pohon mangrove ini untuk dijadikan sebagai latar belakang foto yang tak kalah keren.

Tak sekadar bermain pasir, kamu juga bisa berenang atau sekadar bermain air di Pantai Maron ini. Ombaknya yang cukup tenang dan tidak terlalu tinggi membuat tempat ini tergolong aman untuk pengunjung yang ingin bersentuhan langsung dengan air laut.

Harga tiket masuk Pantai Maron juga sangat terjangkau. Tiap pengunjung yang datang hanya perlu membayar sebesar Rp 5.000,00 saja.

Saat akhir pekan atau hari libur nasional, pantai ini akan dipadati oleh pengunjung. Bahkan ada yang rela jauh-jauh datang dari luar kota lho.

 

  • Goa Rong View 

Destinasi wisata Goa Rong memiliki latar belakang pemandangan alam yang disukai banyak wisatawan. Pengunjung yang datang kesini akan melihat pemandangan alam dari ketinggian karena letaknya yang di area perbukitan.

Dari Goa Rong, kamu akan disuguhkan view jajaran pegunungan Ungaran, Telomoyo, Merbabu, bahkan bisa melihat keindahan Rawa Pening.

Pihak pengelola tempat wisata ini juga menyediakan gardu pandang dan jembatan kaca yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung sehingga kamu bisa dengan leluasa melihat-lihat pemandangan alam di sekeliling.

Goa Rong berada sekitar 43,2 km dari pusat Kota Semarang dengan jarak tempuh kurang lebih 50 menit perjalanan.

Para pengunjung yang ingin mencapai mulut Goa Rong harus terlebih dahulu menaiki beberapa anak tangga. Tak tanggung-tanggung, di tempat ini juga terdapat area bermain anak-anak dan rumah makan yang menyediakan berbagai menu makanan.

Tiket masuk Goa Rong berkisar Rp 20.000,00 per orang dan dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga pukul 17.00 WIB. Waktu terbaik untuk berkunjung kesini yaitu pada pagi hari saat sinar matahari belum terik.

 

  • Puri Maerokoco

Puri Maerokoco merupakan destinasi wisata yang mengusung konsep wisata alam dengan sedikit sentuhan modern. Tempat ini juga dijuluki sebagai Taman Mininya Jawa Tengah.

Sebutan itu diberikan pasalnya Puri Maerokoco memiliki 35 miniatur rumah adat dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah.

Tak hanya itu, Puri Maerokoco juga memiliki tampilan landscape hutan bakau yang rimbun yang dilengkapi dengan dek kayu di sekelilingnya. Kayu-kayu tersebut bisa dijadikan sebagai jalan setapak untuk pengunjung berkeliling di sekitar kawasan hutan bakau.

Pihak pengelola Puri Maerokoco juga menyediakan perahu untuk disewakan bagi pengunjung yang ingin berkeliling danau tanpa perlu cape-cape berjalan kaki.

Di dalam Puri Maerokoco, tak hanya sekadar melepas penat saat akhir pekan, kamu juga bisa melakukan aktivitas seru lainnya seperti menaiki kereta gantung, bermain di istana anak, atau belajar di museum iptek. Belum puas? di Puri Maerokoco juga tersedia fasilitas outbond seperti flying fox dan paintball.

Nah, untuk kamu yang suka berbelanja, kamu bisa langsung ke pasar apung yang ada di area Puri Maerokoco.

 

  • Pantai Tirang

Selain Pantai Maron, Semarang juga masih memiliki pantai lainnya lho. Seperti Pantai Tirang ini.

Pantai yang masuk dalam daftar wisata alam Semarang ini memiliki hamparan pasir putih yang bersih serta jernihnya air laut berwarna biru yang akan langsung menyegarkan mata.

Suasana pantai yang masih sepi juga cocok untuk kamu yang ingin menenangkan diri sejenak dari hiruk pikuk aktivitas perkotaan.

Tak hanya itu, pantai ini bahkan menjadi spot favorit bagi para pemancing untuk menangkap ikan kakap putih dan ikan kerapu.

Pantai Tirang terletak di Desa Tambakrejo, Tugurejo, Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah dan berada tidak jauh dari Pantai Maron seta hanya dibatasi oleh muara Sungai Silandak.

Lokasinya yang berdekatan dengan Bandara Ahmad Yani juga membuat para pengunjung yang datang dapat melihat sejumlah pesawat yang berlalu lalang. Fenomena matahari terbenam juga menjadi spot favorit yang banyak diburu wisatawan dan fotografer.

Di sekitar Pantai Tirang juga ditanami pohon-pohon bakau sebagai upaya untuk  mengurangi dampak abrasi garis pantai.

Untuk masuk ke wilayah Pantai Tirang, kamu cukup membayar Rp 5.000,00 saja. Namun, jika kamu membawa kendaraan, kamu akan dibebankan tarif parkir untuk biaya tambahan.

Pantai Tirang dibuka selama 24 jam, sehingga kamu bisa datang kapan saja, bahkan di hari biasa atau saat libur.

 

  • Eling Bening

Eling Bening berlokasi di Jalan Sarjono, Bawen, Semarang, Jawa Tengah. Hanya sekitar 19,2 km saja dari Kota Ungaran dengan waktu tempuh kurang lebih 30 menit perjalanan.

Objek wisata alam Semarang yang satu ini adalah tempat wisata terbuka dan merupakan hasil karya tangan manusia.

Di dalam area wisata, kamu juga akan menemukan restoran yang menyediakan berbagai menu makanan dan minuman yang bisa kamu pesan.

Suguhan pemandangan Danau Rawa Pening serta Gunung Merbabu menjadi the best view yang bisa kamu nikmati sambil menyantap kuliner khas Semarang disini. Inilah yang bahkan menjadi daya tarik utama para pengunjung yang datang.

Tak hanya itu, di Eling Bening juga terdapat kolam yang sengaja disediakan oleh pengelola untuk para pengunjung yang ingin berenang.

Berbagai spot foto menarik bisa kamu manfaatkan untuk berswafoto dan mengunggahnya di instagram. Bahkan, keindahan sunset juga bisa kamu dapatkan di tempat ini dan dapat dijadikan sebagai latar belakang foto yang aesthetic.

Destinasi wisata Eling Bening dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga pukul 18.30 WIB. Namun saat akhir pekan, tempat ini akan ditutup pukul 16.00.

Harga tiketnya pun masih terjangkau, mulai dari Rp 25.000,00 saat hari biasa dan Rp 30.000,00 saat akhir pekan.

 

  • Hutan Wisata Tinjomoyo

Hutan wisata ini terletak di tengah Kota Semarang. Tempat ini merupakan kawasan hutan wisata yang dulunya bekas kebun binatang.

Hutan Wisata Tinjomoyo terletak di daerah Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Jika kamu tengah berada di Kota Semarang, berwisata di tempat ini tentu tidak ada salahnya.

Dari Tugu Muda, hanya perlu menempuh perjalan sejauh 7 km saja. Cukup dekat bukan?

Berbagai aktivitas untuk melepas penat bisa kamu lakukan di destinasi wisata ini. Seperti flying fox atau melihat pertunjukan atraksi bird watching. Tak hanya itu, jika kamu ingin merasakan sensasi ala petualangan, kamu juga bisa lho camping di area Hutan Wisata Tinjomoyo.

Harga tiket masuk wisata ini sangat ramah dikantong. Kamu cukup membayar sebesar Rp 4.000,00 saja sudah bisa menikmati keindahan alam di hutan wisata.

Beragam spot foto juga tersedia disini. Kamu bisa memanfaatkan spot-spot foto tersebut sebagai latar belakang foto yang keren.

Hutan Wisata Tinjomoyo dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 dan akan ditutup pukul 18.00 WIB. Pesona alamnya seluas 57 hektar serta udaranya yang sejuk akan menjadi tempat healing paling favorit kamu saat berlibur.

 

  • Curug Gending Asmoro

Curug Gending Asmoro resmi dibuka menjadi desa wisata pada 2018 lalu oleh wakil bupati Semarang.

Penamaan air terjun ini juga tidak asal-asalan lho. Hal ini masih ada kaitannya dengan legenda gamelan gaib di dekat air terjun.

Konon tuan rumah yang akan menggelar pesta akan pergi ke curug ini untuk nembung atau meminta izin meminjam gamelan. Keesokan harinya, akan ada seperangkat gamelan di lokasi tersebut. Bahkan tak jarang, suara gamelan ditabuh akan terdengar pada waktu-waktu tertentu.

Terlepas dari mitosnya, air terjun ini sangat pas untuk kamu yang ingin healing.

Berbeda dengan curug-curug yang ada di tempat lainnya, Curug Gending Asmoro ini terletak di tengah hutan bambu atau tepatnya berada di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Semarang.

Salah satu keunggulan keunggulan dari tempat ini yaitu keindahan pemandangan nan hijau dan batu batuan besar yang ada di sekitar sungai dekat air terjun tentu menambah kesan aesthetic.

Rute menuju Curug Gending Asmoro ini pun tidak terlalu sulit. Dari Kota Ungaran, kamu cukup menempuh perjalanan sejauh 3,7 km saja dengan waktu tempuh sekitar 10 menit. Kamu akan melewati jalan setapak, menuruni anak tangga, hingga menyebrangi jembatan.

Untuk masuk ke curug ini kamu cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000,00.

 

  • Pantai Marina

Pantai Marina termasuk dalam daftar pantai tercantik yang ada di Semarang. Pasalnya panorama sunset yang indah bisa kamu dapatkan langsung di tempat ini.

Lokasi wisata alam Semarang ini terletak di Jalan Taman Marina, Tawangsari, Kota Semarang, Jawa Tengah. Hanya sekitar 20 menit saja dari Simpang Lima Semarang.

Ombaknya yang tenang bisa menjadi tempat yang cocok untuk kamu bersantai di pinggir pantai.

Di Pantai Marina, kamu juga bisa melihat kapal-kapal yang tengah bersandar di dermaga. Letaknya yang tidak terlalu jauh dari Pelabuhan Tanjung Mas membuat kamu bisa dengan puas menyaksikan kapal yang tengah bongkar muat.

Perlu kamu tahu, garis Pantai Marina juga panjang lho, yaitu sekitar 500 meter. Di sepanjang pantai juga kamu akan menemukan banyak penjual makanan dan minuman.

Aktivitas seru lainnya yang bisa kamu lakukan disini seperti bermain jetski, jogging, memancing, atau berkeliling dengan menggunakan perahu. Di sini juga tersedia fasilitas umum seperti mushola, toilet, serta area parkir yang luas.

Harga tiket masuk Pantai Marina hanya sekitar Rp 5.000,00 saja per orang. Namun saat hari libur, harga tiket masuk akan mengalami kenaikan. Itu belum termasuk jika kamu menyewa perahu atau jetski. Tapi tenang, parkir di tempat ini gratis.

Jam operasional tempat wisata ini mulai pukul 05.00 hinggal pukul 18.00 WIB. Jadi kamu tidak bisa berlama-lama disini setelah matahari terbenam.

 

  • Air Terjun Kali Pancur

Jika kamu berjalan menuju Gunung Telomoyo, kamu akan menemukan wisata alam Semarang lainnya yaitu Air Terjun Kali Pancur. Lokasi air terjun ini cukup tersembunyi dan berada di sekitar di lereng Gunung Telomoyo.
Air Terjun Kali Pancur memiliki ketinggian mencapai 100 meter serta bermuara di Rawa Pening. Pemandangan alam yang masih asri di sepanjang jalan menuju air terjun tentu akan sangat memanjakan mata dan sangat layak untuk dinikmati.

Pengelola Air Terjun Kali Pancur itu sendiri bukan dari pemerintah daerah melainkan masih berada di tangan masyarakat desa sekitar. Seluruh dana yang mereka terima kemudian digunakan untuk meningkatkan pembangunan fasilitas objek wisata.

Beberapa fasilitas yang bisa kamu gunakan yaitu toilet umum yang bersih, mushola beserta alat sholat lengkap, dan area lahan parkir yang cukup luas.

Air Terjun Kali Pancur terletak di Desa Nogosaren, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Jika kamu hendak berkunjung, usahakan agar datang sekitar pukul 08.00 pagi dan kembali sebelum pukul 17.00. Pasalnya di kawasan ini masih sangat minim penerangan, sehingga akan terasa gelap gulita jika kamu melakukan perjalanan malam.

Untuk bisa masuk ke wisata alam Semarang ini, kamu cukup membayar Rp 5.000,00 saja. Harga tersebut akan sama baik saat hari biasa maupun saat hari libur. Sedangkan untuk tarif parkir kendaraan roda dua ditaksir Rp 3.000,00 dan kendaraan roda empat Rp 5.000,00 saja.

 

  • Lereng Gunung Kelir

Ingin menikmati pemandangan di Lereng Gunung Kelir? Kamu perlu menyiapkan stamina yang cukup saat berkunjung. Pasalnya rute menuju tempat wisata ini sangat terjal dan cukup menguras tenaga.

Lereng Kelir terletak di Dusun Gertas, Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Dari pusat Kota Semarang dapat ditempuh kurang lebih dua jam perjalanan. Tak cukup sampai disitu, kamu juga masih perlu berjalan kaki dan mendaki selama 1,5 jam melalui Dusun Gertas.

Gardu Pandang Lereng Kelir dibangun di atas ketinggian 1300 Mdpl. Dari ketinggian, kamu akan melihat panorama Rawa Pening, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Telomoyo, Gunung Ungaran, Gunung Merbabu, serta kawasan kota seperti Ambarawa dan Salatiga tanpa terhalang apapun.

Tak hanya itu lho, tak jauh dari lokasi gardu pandang, terdapat area seluas 600 meter yang bisa digunakan oleh pengunjung untuk camping. si area puncak juga terdapat warung yang dibuat oleh pemuda setempat. Kamu bisa menyeruput secangkir kopi yang dipesan sambil menikmati pemandangan alam sekitar.

Di Lereng Gunung Pandang kamu bisa puas berswafoto dengan latar belakang pemandangan alam. Dari sana juga akan terlihat hamparan tanaman kopi jenis robusta milik warga. Dusun Gertas juga terkenal akan kualitas dan cita rasa durian brongkol nya yang sangat terkenal.

Para pengunjung yang datang juga bisa membeli kopi atau durian langsung dari para petani sebagai buah tangan untuk sanak saudara di rumah.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *